Screenshot Situs WordPress Anda (Termasuk Elementor & Draf)
Desainer, developer, dan agensi menggunakan Webshot untuk menangkap halaman WordPress — postingan live, pratinjau draf, hasil edit Elementor — untuk persetujuan klien, review desain, dan arsip changelog. Font kustom termuat. Gambar lazy-load dirender. Blok Gutenberg dan widget Elementor tampil persis seperti di browser.
Semua tombol membuka formulir tangkapan yang sudah terkonfigurasi. Anda bisa mengubah format dan viewport setelah halaman dimuat.
Mengapa memilih Webshot untuk ini
Elementor + Gutenberg
Kedua page builder populer ini dirender dengan benar. Widget kustom, konten dinamis, bahkan animasi diselesaikan sebelum screenshot diambil.
Font kustom termuat
Font yang di-hosting sendiri, Google Fonts, Adobe Fonts — semuanya dimuat dan dirender sebelum tangkapan. Tidak ada font fallback pada hasilnya.
Pratinjau draf publik
Jika draf memiliki URL pratinjau publik (misalnya tautan pratinjau WordPress), Webshot bisa menangkapnya. Draf yang terkunci login memerlukan integrasi API.
Ramah plugin
Halaman produk WooCommerce, dasbor AffiliateWP, kursus LearnDash — apa pun yang dapat diakses publik ditangkap dengan sempurna.
Cara menangkap screenshot WordPress
- Simpan halaman WordPress Anda sebagai draf dan ambil URL pratinjau publiknya (biasanya `?preview=true&p=...`) atau gunakan URL live.
- Tempel URL ke dalam formulir tangkapan Webshot.
- Pilih viewport desktop, tablet, atau mobile — Webshot akan merender varian responsif yang sesuai.
- Klik Tangkap. Screenshot siap dalam 5–15 detik, dapat diunduh sebagai JPG, PNG, atau PDF.
Pertanyaan yang sering diajukan
Siap menangkap?
Gratis, tanpa pendaftaran, tanpa watermark. Cukup tempel sebuah URL.
📸 Buka formulir tangkapanKasus penggunaan lainnya: Screenshot Google Maps · QA Halaman Landing · Screenshot Bukti Hukum · Screenshot Media Sosial · Pemantauan Kompetitor · Screenshot Alur Kerja Developer · Lihat semua →